Bebaskan Riau dari Asap

Achmad Puji Keberhasilan Gubri Syamsuar

Achmad Puji Keberhasilan Gubri Syamsuar

RIAUMANDIRI.CO - Anggota Komisi VIII DPR-RI, DR. H. Achmad mengapresiasi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, selama tiga tahun Riau bebas asap.

“Ya kami tentunya memberi apresiasi dan penghargaan serta support kepada bapak Gubernur dengan jajaran karena sudah berupaya sehingga tidak terjadi tiga tahun belakangan ini kebakaran,” ucap Achmad usai Rakor dengan rapat koordinasi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto di Gedung Daerah Serindit, Kota Pekanbaru, Rabu (7/6/2023).

Achmad menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan tersebut merupakan suatu masalah yang bisa terjadi kapan saja apalagi lahan-lahan di Riau memiliki banyak tanah gambut. Dengan begitu, minimnya kasus kebakaran selama tiga tahun ini menjadi suatu prestasi kinerja yang dimiliki oleh Gubri Syamsuar.


“Ini adalah merupakan salah satu bentuk prestasi kinerja bapak Gubernur kita bersama jajarannya. dan patut diacungkan jempol lah bapak Gubernur,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap prestasi kinerja seperti itu harus bisa dipertahankan bahkan lebih di tinggkatkan. Ditambah lagi saat ini telah memasuki bulan kemarau tentu antisipasi lebih diperketat dan memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan perlatan yang tersedia.


“ Tentu harapan kedepan untuk prestasi ini bisa dipertahankan dan bahkan ditinggkatkan, oleh karena itulah kami bersama BNPB turun sehingga bulan kemarau kedepannya bisa kita antisipasi dengan peralatan yang diserahkan tadi.” harapnya.

Sementara itu, Gubri Syamsuar menerangkan saat ini diketahui Indonesia sudah memasuki musim kemarau, dengan begitu sejak awal bulan Februari lalu, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga karhutla.

Status Siaga Darurat Karhutla tahun ini berlaku selama 9 bulan. Di mana mulai berlaku terhitung 13 Februari sampai 30 November 2023 mendatang dan diprediksi masih akan berpotensi karhutla.

“Saat ini kita ketahui juga sudah memasuki musim kemarau, kami sampaikan situasi dan kondisi terkini di provinsi Riau di mana Provinsi Riau juga telah menetapkan status siaga darurat sejak awal pada bulan Februari dan berakhir pada 30 November.” ujarnya.(adv)