4 Helikopter Dikerahkan Padamkan Api di Penyaguhan Inhu

Selasa, 31 Juli 2018

Helikopter water bombing jenis MI171 milik BNPB Riau

RIAUMANDIRI.CO, RENGAT - Asap tebal terus mengepul dari lahan masyarakat seluas 5 hektare di Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu. Sebanyak 4 helikopter dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Riau dikerahkan untuk memadamkan api yang terkurung didalam gambut setebal 4 meter. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menambah bantuan armada udara berupa unit unit helikopter water bombing dan salah satunya jenis MI171.

"Hari ini, sebanyak 4 unit Heli diterjunkan untuk memadamkan api," ungkap kepala kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, R Agus Widodo, Selasa (31/7/2018). 

Masing-masing helikopter berbeda kapasitas dalam membawa air, karena memang ukuran heli yang berbeda.  Antara 2,5 kubik hingga 5 kubik dan sudah ratusan kali melakukan penyiraman. Hanya istirahat saat makan siang saja. 

Diungkapkan Widodo, pihaknya dan juga tim Karhutla lainnya masih kesulitan untuk mendeteksi api, karena jika dilahat dengan kasat mata, api tidak terlihat tetapi kepulan asap tebal terus keluar dari dalam gambut. 

"Untuk api yang dipermukaan, tim yang terdiri dari KPBD, Manggala Agni, TNI, Polri,  masyarakat peduli api (MPA) serta masyarakat sudah berhasil meminimalisirnya. Namun saat dilakukan pendinginan, asap muncul kembali," jelasnya yang langsung turun kelapangan dalam satu minggu ini. 

Masih kata Widodo, jelikopter bantuan ini sampai di Inhu sejak kemarin untuk memaksimalkan penanganan upaya pemadaman Karhutla, karena belum lama ini, hotspot atau titik panas di Desa Penyaguhan ini terbilang cukup mengkhawatirkan.

Widodo menyebutkan, kedatangan heli bantuan ini berdampak besar dalam upaya memaksimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Inhu. 

"Dengan kedatangan kembali 1 helikopter bantuan BNPB ini, hasilnya sangat signifikan dalam memaksimalkan pemadaman Karhutla di Inhu," paparnya.

Reporter: Eka BP