Pembuktian Tim Terkuat

Sabtu, 31 Januari 2015

London (HR)–Dua tim teratas Premier League akan bertemu Minggu (1/2) dinihari WIB di Stamford Bridge. Chelsea dan Manchester City akan membuktikan siapa tim terkuat di Inggris saat ini. Laga ini sekaligus akan menjadi kesempatan bagi City untuk mendekati poin Chelsea yang masih terpaut lima angka.

Chelsea belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhirnya di Premier League. Kekalahan terakhir yang mereka alami adalah saat bertandang ke St. James’ Park pada awal Desember tahun lalu. Sejak saat itu, rekor terburuk Chelsea di Premier League seri 1-1 melawan Southampton.

Namun, hasil mengejutkan datang dari ajang FA Cup. Anak asuh Jose Mourinho itu tumbang dengan skor telak 2-4 di Stamford Bridge melawan klub League One, Bradford City. Tetapi, sebelum laga tersebut, Chelse sukses membantai Swansea 0-5 di Liberty di Premier League. Bisa dibilang, Jose Mourinho memang memfokuskan timnya untuk menjadi juara di Premier League.

Sementara itu, Manchester City sedikit goyah akhir-akhir ini di Premier League, padahal mereka sempat menyamakan poin dengan Chelsea. Terakhir mereka harus menelan kekalahan pahit di Emirates Stadium setelah harus mengakui keunggulan Arsenal, 0-2. Laga sebelumnya, mereka juga hanya mendapat hasil imbang 1-1 melawan Everton.

Di FA Cup nasib Manchester City tidak jauh beda dengan Chelsea, mereka kalah 0-2 melawan klub Championship, Middlesbrought di kandang sendiri. Dua kekalahan beruntun yang menyakitkan di kandang sendiri. Manuel Pellegrini sendiri mengaku khawatir akan performa anak didiknya melihat hasil yang mereka dapat beberapa pertandingan terakhir.

Tanpa Diego Costa yang mendapat hukuman bermain karena menginjak Emre Can, lini depan Chelsea akan bertumpu pada Eden Hazard. Tentu sulit membandingkan kedua pemain ini karena Hazard berperan sebagai winger bukan striker. Walau seorang winger, Hazard telah mencetak delapan gol dari 22 pertandingan. Ini membuatnya layak untuk menjadi tumpuan mencetak gol karena striker Chelsea lainnya (Didier Drogba, Andre Schurrle dan Loic Remy) tidak sesubur dirinya.

Hazard juga sering mencetak gol-gol penting bagi Chelsea seperti ketika seri 1-1 melawan Liverpool di leg pertama Capital One Cup dan juga gol tunggalnya saat seri melawan Southampton di Premier League.

Sementara di kubu tamu, City mengandalkan Sergio Aguero. Dia adalah mesin gol bagi Manchester City. Terbukti, ketika Aguero cedera beberapa bulan rekor gol City langsung menurun drastis. Hingga saat ini Aguero mencetak 14 gol dari 17 pertandingan.

Namun, sama seperti Chelsea City juga memiliki gelandang-gelandang yang subur seperti David Silva, Yaya Toure dan tentunya mantan pemain Chelsea Frank Lampard. Ini sebuah keuntungan bagi City karena dari lini tengah ke lini depan berpotensi besar mencetak gol.

Sayangnya, cedera sepertinya menurunkan perfoma Aguero karena striker Argentina ini belum mencetak gol dari lima laga terakhirnya. Terakhir dia mencetak dua gol saat City menang 1-4 melawan Sunderland pada awal Desember tahun lalu.

Tanpa Diego Costa tentu pukulan besar bagi Chelsea mengingat begitu suburnya mantan striker Atletico Madrid ini di Premier League. Selain Costa, Cesc Fabregas dan Luis Filipe juga dikabarkan absen pada laga ini karena cedera pada laga melawan Liverpool kemarin.

Manchester City tidak memiliki masalah dengan pemainnya, Pellegrini bisa menurunkan skuat terbaiknya pada laga hari minggu nanti bila tidak ada sesuatu yang terjadi selama latihan. Namun, dua pemain Pantai Gading-nya, Yaya Toure dan Wilfred Bony belum bisa bermain karena masih bermain untuk timnas di Piala Afrika.

Tentu laga ini akan berjalan seimbang. Memang laga ini berlangsung di Stamford Bridge, tempat di mana Chelsea belum terkalahkan di 11 laga terakhir Premier League. Namun, dengan absennya beberapa pilar penting tentu akan berpengaruh pada Chelsea, apalagi mesin gol mereka, Costa juga harus absen pada laga ini.

City harusnya bisa mengambil keuntungan tersebut walau gelandang-gelandang Chelsea tak kalah suburnya. Dengan keuntungan bisa menurunkan skuat terbaiknya, peluang City mengejar ketertinggalan terbuka lebar, sayang beberapa pertandingan City berakhir buruk setelah ditinggal Toure. Toure ternyata berperan sangat besar dalam keseimbangan City. Diprediksikan, Chelsea akan memenangkan laga ini dengan skor tipis 1-0.

Seperti yang sudah-sudah, Mourinho hanya membutuhkan satu gol untuk memastikan kemenangan dan tak mau ambil risiko melawan tim-tim besar, apalagi dengan skuat yang tidak full. Keuntungan bermain di kandang adalah salah satu faktor terbesar Chelsea memenangkan laga ini setelah laga sebelumya di Emirates berakhir imbang 1-1.(spc/ssc/pep)