Fembiarta dan Silvia Duta Bahasa 2015

Jumat, 05 Juni 2015

Fembiarta Binar P (kiri) dan Silvia Riski (kanan) dinobatkan sebagai Duta Bahasa 2015 di kantor Balai Bahasa Provinsi Riau dalam “Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Riau 2015”, Kamis (4/6).

PEKANBARU (HR)-Fembiarta Binar P dan Silvia Riski dinobatkan sebagai Duta Bahasa 2015 di kantor Balai Bahasa Provinsi Riau, dalam Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Riau 2015, Kamis (4/6). 
 
Fembiarta pemegang nomor undian 15 saat ini bekerja di PT Riau Andalan Pulp and Paper dengan jumlah nilai 726, sedangkan Silvia Riski pemegang nomor undian 18 merupakan mahasiswa FISIP Universitas Riau dengan jumlah nilai 735. Dengan demikian, Fembiarta Binar P. dan Silvia Riski berhak mewakili Provinsi Riau ke tingkat regional di Medan.
 
Sementara itu pemenang II (laki-laki) adalah Ilham Noveriza dari Universitas Riau, Intan Fandini (perempuan) dari AKBID Hang Tuah. Pemenang III (laki-laki), M. Haris Rafiqi dari FISIP Universitas Riau dan Rizki Adi Yuna dari Universitas Riau. 
 
Pemenang Harapan I (laki-laki), dari Universitas Lancang Kuning, Ragil Kurniawan dan Kuntum Chaira Ummah (perempuan) dari FISIP Universitas Riau. Untuk Pemenang Harapan II (laki-laki) Fepry Osbrond dari FMIPA Universitas Riau dan Neysha Verlanda (perempuan) dari FKIP Universitas Riau. 
 
Pemenang Favorit (laki-laki) Kasmariadi Dahlan dari FKIP Universitas Riau. Pemenang Favorit (perempuan) Tengku Novenia Yahya dari FKIP Universitas Riau.
 
Kemenangan  lima pasangan Duta Bahasa Provinsi Riau 2015 adalah hasil final penilaian tiga orang dewan juri, akademisi (Fakhrunnas MA Jabbar), budayawan (Moesthamir Thalib),  jurnalis (Hary B Koriun), dan Agus Sri Danardana dari Balai Bahasa Riau di Kantor Balai Bahasa Provinsi Riau, Kamis (4/6). 
 
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Agus Sri Danardana, mengucapkan selamat kepada para pemenang yang diharapkan bisa bisa menjadi dutanya bahasa pada 2015 dan lebih mengharumkan nama Riau untuk tingkat regional di Medan. 
 
Sebagai penutup kegiatan Pekan Bahasa, hari ini, Jumat (5/6), Balai Bahasa Provinsi Riau mengadakan “Lomba Pembawa Acara (Pewara). Peserta lomba pewara akan diuji bagaimana membawakan sebuah acara di depan umum dan dinilai dari segi bahasa, vokal, dan penampilan.(rls/hai)