Kades Ngaku Sudah Memasukkan

Ratusan Juta PADes Bumi Mulya Kuansing Diduga Tidak Dimasukkan ke APBDes

Ilustrasi

RIAUMANDIRI.CO, TELUK KUANTAN - Pendapatan Asli Desa (PADes) seharusnya masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai Pasal 72 UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun sebaliknya, ada sebuah desa di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), diduga PADes-nya tidak dimasukkan ke dalam APBDes.

Berdasarkan hasil penelusuran Riaumandiri.co, sebuah desa di Kuansing, yakni Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, memiliki sejumlah sumber PADes yang berasal dari Kebun Desa, fee dari Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng Unit Desa Bumi Mulya, serta fee dari kebun pemuda.

Namun berdasarkan data APBDes Bumi Mulya yang dicek awak media di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) baru-baru ini, terlihat PADes tersebut tidak masuk dalam APBDes tahun 2019, begitu juga dengan APBDes tahun 2018 juga terlihat tidak ada PADes.

APBDes Budi Mulya Tahun Anggaran 2019.

Ketika hal itu ditanyakan ke Kades Bumi Mulya, Sunyeto, dia mengaku sudah memasukkan PADes ke APBDes dan membeberkan sejumlah sumber PADes Bumi Mulya.

"PADes kita ada kok, seperti Kebun Desa seluas 10 hektare, fee 0,2 persen KKPA dari Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng Unit Desa Bumi Mulya, dan fee 4 persen dari Kebun Pemuda serta Kebun Masjid," tutur Kades Bumi Mulya, Sunyeto saat dikonfimasi di rumahnya oleh wartawan terkait PADes, baru-baru ini.

Sunyeto juga mengatakan PADes itu dimasukkan ke dalam ABPDes. "Kalau sumber PADes-nya jelas, ya kita masukan dalam APBDes," ucapnya.

APBDes Budi Mulya Tahun Anggaran 2018.

Dikatakan Kades, ia selalu transparan dalam menggunakan semua anggaran dan pendapatan desa, sehingga semua masyarakat Desa Bumi Mulya tahu persis dalam penggunaan anggaran dan pendapatan dalam membangun Desa Bumi Mulya.

"Kalau jumlah PADes kita dalam setahun sekitar Rp200 jutaan," ucap Kades.

APBDes Sungai Buluh Tahun Anggaran 2018 yang sudah memasukkan PADes.

Sedangkan Sekretaris Desa Bumi Mulya, Bobi saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler terkait PADes dan Peraturan Desa (PerDes), mengatakan, "Mungkin masuk mas, kalau PerDes mungkin juga ada. Untuk lebih jelasnya silakan mas tanya aja sama operator," ujar Bobi dengan ragu.

Reporter: Suandri


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar