Riau

Sinarmas Kirim Heli Superpuma Padamkan Karhutla di Desa Penyengat

Helikopter Superpuma milik Sinarmas melakukan water bombing di lahan warga yang terbakar di Desa Penyengat, Siak.
RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Kebakaran hutan dan lahan menghanguskan 5 hektare lahan gambut di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Siak, sudah berlangsung sejak Selasa (20/2/2018).
 
Titik api yang tidak terpantau satelit tersebut, terjadi pada titik koordinat longitude 102.35194 dan latitude 0.83360, di atas lahan kosong ditumbuhi belukar dengan tanah gambut.  
 
PT Arara Abadi-Sinarmas Forestry Group sejak Rabu (21/2/2018) ikut serta memadamkan karhutla yang terjadi di lahan masyarakat Desa Penyengat itu.
 
"Kita dari PT Arara Abadi telah mengirimkan bantuan untuk memadamkan api. Bantuan tersebut kita berikan melalui tim darat lengkap dengan peralatan pemadam dan bergabung dengan TNI/Polri, MPA, BPBD Siak dan Satgas Karhutla Riau," kata Public Relation Sinarmas Forestry, Nurul Huda kepada wartawan, Ahad (25/2/2018).
 
Nurul Huda mengatakan, selain dari darat pihaknya juga mengirim tim pemadaman melalui udara. PT Arara Abadi-Sinarmas Forestry melakukan waterbombing dengan menurunkan helikopter Superpuma Li dengan 23 bombing. 
 
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Siak Syafrial Afis saat ditanya wartawan mengakui, bahwa pihak Pemkab Siak telah meminta bantuan kepada BPDB Riau.
 
"Kita mengucapkan terima kasih kepada Sinarmas Group yang telah membantu memadamkan api," ujar dia.
 
 
Plt Bupati Siak Alfedri, saat dihubungi mengakui bahwa pihaknya minta bantuan ke Sinarmas Group. 
 
"Ya, ada Sinarmas Group yang ikut memadamkan api di Kampung Penyengat. Oleh sebab itu, kita mengucapkan terima kasih pada perusahaan yang telah peduli dengan karhutla ini. Mudah mudahan apa yang diberikan oleh perusahaan itu, bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ada di Kabupaten Siak ini, setidaknya menjaga lahannya masing-masing," kata Plt Bupati.
 
Sedangkan Kabid Damkar Kabupaten Siak Irwan Priyatna mengatakan, untuk memadamkan api, sebanyak 28 personel gabungan diterjunkan menuju lokasi yang berjarak 1 km dari akses jalan tersebut.
 
“Personel gabungan yang diturunkan di antaranya 5 personel Polri, 4 personel TNI, 7 Damkar Kecamatan Sungai Apit, 7 personel Manggala Agni, dan 5 orang dari Masyarakat Peduli Api, dibantu sejumlah relawan masyarakat Kampung Penyengat,” terangnya.
 
Camat Sungai Apit Suparni, juga mengatakan dirinya memimpin langsung regu pemadaman bersama Kapolsek Sungai Apit AKIP Hendrix, dan Danramil Sungai Apit Kapten Inf S. Sinaga.
 
Dia menyebut, regu pemadam terpaksa melakukan aksi pemadaman secara manual karena sumber air yang jauh dari lokasi lahan yang terbakar. Selain itu, tim gabungan juga membuat sekat api dan embung air dengan menggunakan alat ekskavator.
 
“Kita juga memaksimalkan 1 unit mesin pompa air mini milik satgas MPA Kampung Penyengat dan 1 unit mesin pompa air matrix milik Manggala Agni," tandasnya. ***
 
 
Reporter : Effendi
Editor      : Rico Mardianto
 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar