Rela Menempuh 4 Jam Perjalanan Ingin Berjumpa Gubri

Warga: Gubernur Pertama Mau Menginjakkan Kaki di Desa Kami

Gubri Arsyadjuliandi Rachman saat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat Rohil, di Kecamatan Kubu Babussalam, Kamis (25/1/2018). (Foto: RMC/Nurmadi)
RIAUMANDIRI.CO, ROHIL - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan secara resmi 163 unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat kurang mampu di Rokan Hilir, yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Bangko Pusako 26 unit, Kubu 40 unit, Rimba Melintang 21 unit, dan Kubu Babussalam 74 unit.
 
Kedatangan Gubernur Riau di Kecamatan Kubu Babussalam disambut antusias oleh ribuan masyarakat. Karena baru pertama kali Gubernur Riau mau menginjakkan kaki di desa mereka. Sejauh ini tidak ada satu pun Gubernur yang mau datang untuk melihat kondisi daerah mereka. 
 
Seperti yang disampaikan oleh salah seorang warga Rohil, Atas. Ia rela menempuh perjalanan sejauh 60 km dengan menggunakan sepeda motor, yang memakan waktu cukup lama, yakni 4 jam perjalanan dari tempat tinggalnya di Desa Teluk Nilap Jaya, Kubu Babussalam.
 
Kakek Atas yang berusia 66 tahun mengaku tidak menjadi halangan baginya datang untuk melihat langsung Gubernur dan menerima langsung kunci RLH yang diberikan oleh Gubernur.
 
"Saya sangat senang, saya bisa langsung bertemu dengan Gubernur. Dan dia langsung yang menyerahkan kunci rumah kepada saya. Dari tempat saya ke sini itu saya menempuh waktu empat jam dengan menggunakan sepeda motor," kata Atas.
 
Atas menceritakan, ia bergerak dari rumah pukul 06.00 pagi. Dibantu oleh tetangganya dengan menggunakan sepeda motor.
 
"Kalau normalnya paling dua jam tapi karena jalannya agak buruk jadi empat jam, tak jadi halangan bagi saya. Saya sangat ingin sekali berjumpa dengan Gubernur, yang telah memberikan rumah layak bagi keluarga saya. Selama ini kami tinggal di rumah papan, sekarang tidak lagi. Alhamdulillah, terima kasih pak Gubernur," kata kakek yang seharinya bekerja sebagai petani sawit ini.
 
Terpisah, warga Rohil lainnya, Ani, juga mengatakan hal yang sama. Baru pertama kali melihat Gubernur langsung. Dan ia juga merasakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah sangat bermanfaat bagi kehidupannya ke depan. Bantuan beras 10 kg setiap bulannya ini semakin meringankan bebannya untuk memenuhi makan dua anaknya.
 
"Saya baru kali ini mendapatkan bantuan beras ini. Kalau memang setiap bulan saya terima, Alhamdulillah senanglah. Saya ini hidup bersama dua anak saya, satu memang bekerja, tapi belum bisa mencukupi kebutuhan. Satu lagi ada kekurangan, saya hanya bekerja di kebun sawit. Bantuan beras ini sangat bermanfaat sekali," kata nenek berusia 75 tahun ini.
 
Sementara itu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, ia baru pertama kali datang ke Kubu. Dan ia terkejut setelah melihat kondisi Kubu yang ada di dalam jauh berbeda dengan yang ada di tepian. Kehidupan masyarakat begitu banyak, dan bergeraknya roda perekenomian. Walaupun masih ada beberapa masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian.
 
"Untuk RLH kita telah menyiapkan setiap tahunnya. Dan ini RLH tahun 2017 yang kita serahkan, untuk di Rohil saja mencapai 163 unit. Saya melihat di Kubu Babussalam ini perekonomian cukup baik, dan saya juga terkejut ketika masuk ke dalam ini," ujar Gubri, kepada ribuan masyarakat Kubu Babussalam yang menghadiri acara tersebut.
 
"Sedangkan untuk bantuan sosial beras ini juga merupakan program dari pemerintah. Yang diharapakan bisa meringanjan beban masyarakat kurang mampu," tambah Gubri.
 
Gubri pun berharap kepada Pemkab Rohil untuk bersinergi dengan Pemprov Riau membangun infrastruktur yang ada di kecamatan yang ada di Rohil.
 
"Kita tidak ingin lagi ada daerah yang terisolir. Seperti di Rohil ini mulai tahun 2017 kita bersama Pemkab Rohil membuka akses jalan yang bisa tembus ke Bagan. Termasuk Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam ini," kata Gubri. (adv/nurmadi)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar