Laptop Merah Putih, Harga Rp10 Juta Spesifikasi Rp4 Juta

Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:28 WIB
Ilustrasi (istimewa)

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah Indonesia melakukan pengadaan komputer jinjing (laptop) buatan anak bangsa untuk pelajar. Namun langkah ini menjadi sorotan, dan dibicarakan masyarakat banyak.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong produksi yang dinamai Laptop Merah Putih tersebut melalui pembentukan konsorsium perguruan tinggi dalam negeri. Konsorsium terdiri atas Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Indonesia.

Menanggapi hal itu, netizen pun ramai-ramai menyoroti anggaran pengadaan Laptop Merah Putih dan memperhatikan spesifikasi yang dijanjikan.

Lihat saja, seorang komika yang juga praktisi Information Technology (IT), Sammy Notaslimboy turut berkomentar, melihat spesifikasi dari bakal Laptop Merah Putih tersebut.

“Buyset lihat speknya meringis. HDD 32 GB, Processor Core 2. Chrome OS. 10jt?” tulis Sammy di akun Twitter-nya, Kamis (29/7/2021).

Seorang pegiat media sosial pemilik akun Twitter @rasjawa juga membagikan spesifikasi Laptop Merah Putih bagi pelajar dari Kemendikbudristek yang ia dapatkan.

Yakni memiliki memori bawaan 4 GB DDR4, ukuran layar monitor LED-nya 11 inci, dengan dapur pacu diisi prosessor Core 2, Frekuensi > 1,1 GHz, Cache 1 M, dan memiliki optimalisasi kerja untuk pendidikan layaknya sebuah Chromebook.

Namun menurut akun @rasjawa itu, dengan nilai Rp10 juta yang dipatok, bisa dijejali spesifikasi yang lebih canggih untuk sejenis Chromebook.

“Bener2 emosi memuncak melihat "Laptop merah putih" seharga 10 juta yang akan dibeli pemerintah, ternyata hanya spesifikasi Chrome Book. Bahkan sebuah chrome Book Baru harganya Gak sampe 5 juta. Gede amat selisih harganya!!,” katanya menuliskan.

Sejauh ini, nilai Rp10 juta tersebut baru didapat dari kesimpulan para netizen. Kemendikbudristek sendiri belum menyampaikan berapa taksiran persisnya Laptop Merah Putih per unit. Pemerintah yang menggandeng Qualcomm, hanya mengumumkan anggaran keseluruhan Rp17 triliun yang sebagian besarnya buat Laptop Merah Putih.

"Dalam kerja sama ini Qualcomm juga menawarkan Transfer of Knowledge dengan diadakannya course untuk para mahasiswa sehingga memiliki sertifikasi dari course tersebut, dan harapannya dapat menyiapkan teknisi-teknisi baru dari perguruan tinggi Indonesia," dilansir dari situs Dirjen Dikti.

Kementerian Perindustrian, Eko YW menyampaikan dukungan, dan berharap agar produsen lokal membawa citra positif untuk negeri.

“Sebaiknya harus mandiri dalam segala hal di bidang industri, terutama dalam bidang TIK, agar mengurangi impor laptop dari luar negeri. Makanya perlu sinergi antara Kemenperin dan Kominfo dalam komunikasi digital, mendukung sesuai fungsinya masing-masing,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, lanjutnya, pihaknya akan menyelesaikan Offset Agreement dengan pihak Google dengan Qualcomm, lalu dengan Intel dan AMD. Serta penuntasan perizinan kerja sama antar SMK, perguruan tinggi, dan dengan pihak industri.

"Harapannya dari pembuatan produk Laptop Merah Putih ini dapat segera diproduksi dengan jumlah yang banyak dan dapat dipasarkan secara komersial. Sehingga Laptop Merah Putih dapat dimanfaatkan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya pengadaan barang Kemenristekdikti.

Editor: M Ihsan Yurin

Tags

Terkini

Terpopuler