5 Penyebab Perut Terasa Begah serta Cara Mengobati dan Mencegahnya

Selasa, 04 Februari 2020 - 04:18 WIB
(Foto: Pop Paul Catalin/shutterstock)

RIAUMANDIRI.ID – Perut terasa penuh dan begah pasti membuat aktivitas Anda jadi tidak nyaman. Beberapa orang mungkin juga merasakan kesakitan akibatnya. Baca artikel ini hingga selesai untuk mengetahui penyebab, cara mengatasi, dan cara mencegah perut begah.

Perut begah adalah sensasi yang umum dialami banyak orang. Begah adalah istilah awam untuk menggambarkan kondisi perut yang terasa penuh, padat, kencang, dan sesak. Beberapa orang mungkin menggambarkan sensasi begah dibarengi dengan rasa perih.

Sensasi begah sebetulnya tidak sama dengan kembung akibat retensi air, misalnya setelah kebanyakan minum. Begah umumnya muncul akibat terlalu banyak gas atau sisa makanan yang terperangkap di dalam perut.

Pada dasarnya perut kita memang sudah mengandung gas, dan tidak menyebabkan masalah. Namun bila jumlah gasnya berlebihan, perut akan terasa tidak nyaman dan dapat terlihat lebih besar. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan tertentu pada sistem pencernaan.

Penyebab perut terasa begah
Begah biasanya disebabkan oleh kebanyakan makan, intoleransi makanan tertentu, atau gangguan pada pergerakan otot-otot sistem pencernaan. Kadang, sensasi ini bisa menjadi pertanda kondisi medis yang serius.

Umumnya, perut yang terasa kencang, keras, dan padat dapat disebabkan oleh hal berikut:

1. Menelan banyak udara
Perut dapat terasa begah akibat tubuh yang menelan banyak udara. Misalnya saat Anda makan cepat-cepat, makan sambil mengobrol, atau mengunyah permen karet.

Pada dasarnya perut sudah mengandung gasnya sendiri yang dihasilkan oleh usus. Ini adalah proses normal bila jumlah gasnya tidak banyak. Namun semakin banyak gas yang terperangkap di dalam, perut lama-lama akan terasa padat dan kembung.

Selain itu, Anda atau orang-orang yang sudah tua juga lebih mungkin menelan lebih banyak udara jika memakai gigi palsu.

2. Karena makan makanan tertentu
Perut juga bisa terasa penuh dan kencang setelah Anda makan makanan tertentu yang sulit dicerna tubuh.

Beberapa contohnya adalah kembang kol, brokoli, dan kacang-kacangan yang mengandung karbohidrat kompleks sehingga lebih lama diolah oleh usus. Selama makanan tersebut mengendap dalam perut, bakteri di usus akan menghasilkan gas hidrogen dan karbon dioksida yang membuat kembung. 

Selain itu, makan makanan berlemak dalam porsi banyak dapat membuat begah. Sebab, perut Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk memecah lemak daripada jenis makanan lainnya.

Mengonsumsi susu, keju, atau es krim yang terbuat dari susu hewani juga dapat menyebabkan kembung. Ini disebut sebagai intoleransi laktosa, ketika tubuh kekurangan enzim (laktase) yang diperlukan untuk mencerna gula susu (laktosa). Salah satu gejala paling khas dari intoleransi laktosa adalah perut kembung yang terasa kencang dan padat.

Minum minuman berkarbonasi seperti soda atau bir pun dapat membuat perut terasa bergas dan kencang.

3. Pertumbuhan bakteri
Penyebab lainnya adalah karena pertumbuhan bakteri yang berlebihan dalam usus kecil. Namun, kondisi ini bukan seperti infeksi pada umumnya.

Bakteri yang berlebihan akan meningkatkan produksi gas dalam usus sehingga menyebabkan perut jadi begah. 

4. Sedang menstruasi 
Wanita umum merasa perutnya kencang dan padat dalam beberapa hari menjelang haid dan selama mens masih berlangsung.

Gejala PMS ini terjadi akibat perubahan kadar hormon seks progesteron dan estrogen. Sekitar seminggu sebelum menstruasi, kadar hormon progesteron turun untuk memicu rahim meluruhkan sel telurnya agar bisa terjadi perdarahan.

Penelitian menunjukkan bahwa perubahan kadar progesteron dan estrogen menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air dan garam. Sel-sel tubuh menjadi bengkak dengan air, sehingga menyebabkan perasaan begah dan kembung.

5. Penyebab lainnya
Dalam kebanyakan kasus, perut yang terasa begah juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi penyakit yang mendasarinya. Antara lain:

  • Irritable bowel syndrome: kombinasi gejala gangguan pencernaan (kembung, kram, sakit perut, diare, atau sembelit) yang berlangsung lama. 
  • Penyakit radang usus atau irritable bowel disease: peradangan pada lapisan saluran pencernaan. Contohnya termasuk penyakit Crohn dan kolitis ulserativa.
  • Penyakit celiac: penyakit autoimun yang menyerang bagian usus kecil. Gejala Celiac yang sering muncul adalah sembelit, ditandai dengan perut yang terasa padat, keras, dan penuh.
  • Sembelit alias susah BAB. Feses yang tidak bisa keluar dapat perut Anda akan terasa keras dan penuh.
  • Gastroparesis: gangguan pencernaan yang ditandai dengan gerakan makanan yang lambat saat berpindah dari usus kecil ke usus besar. Akibatnya, makanan tersebut menghasilkan gas yang memicu perut kembung. 
  • Kanker pada pencernaan, seperti kanker usus besar, lambung, dan pankreas. Kanker ovarium juga dapat menimbulkan gejala kembung.

Tanda dan gejala perut begah
Selain membuat perut terasa padat, penuh, dan kadang sakit, begah juga dapat disertai beberapa gejala berikut ini:

1. Bersendawa
Sendawa merupakan salah satu ciri khas perut yang sedang kembung atau begah. Sendawa adalah proses normal ketika tubuh mengeluarkan udara yang menumpuk di dalam perut. Beberapa orang bahkan bisa sendawa hingga 20 kali sehari karena perutnya bergas.

2. Perut membesar
Sensasi penuh dan padat dari dalam dapat membuat perut tampak buncit membesar dan terasa keras. Hal ini disebabkan karena gas dan sisa makanan yang menumpuk di dalam perut. 

3. Kentut
Perut begah karena terisi gas juga dapat membuat kita buang-buang angin alias kentut. Seperti sendawa, kentut merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan gas dari dalam perut lewat anus atau dubur.

Angin yang keluar saat kentut umumnya merupakan kombinasi antara gas yang dihasilkan oleh sisa makanan yang tidak tercerna.

4. Sakit dan kram perut
Gas yang menumpuk di bagian kanan atas usus besar dapat menyebabkan rasa sakit nyeri atau kram. Sementara jika gas justru menumpuk di bagian kiri atas usus besar, rasa sakit atau kramnya dapat menjalar ke dada. 

Mengobati perut begah
Perut yang terasa kencang dan padat kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa aktivitas harian Anda. Maka sebagai langkah pertama, dokter biasanya akan menyarankan beberapa cara berikut ini:

1. Beraktivitas ringan
Aktivitas fisik ringan seperti 30 menit jalan santai di pagi atau sore hari, dapat membantu melancarkan gerak usus.

Ketika usus berfungsi lancar untuk memindahkan makanan, gas yang terperangkap di dalam perut akan lebih teratur keluar lewat kentut. Usus yang bekerja normal juga dapat melancarkan frekuensi buang air besar sehingga Anda terhindar dari sembelit.

Selain rutin jalan kaki, berlatih yoga juga dapat menjadi cara yang baik untuk mengobati perut begah. Yoga merangsang otot-otot perut bekerja lebih maksimal untuk melepaskan gas berlebih. Dengan rutin beryoga, Anda dapat mengurangi rasa begah dan kembung.

2. Minum teh peppermint
Teh mint hangat diyakini dapat menjadi cara mengatasi perut begah dan kembung. Peppermint bekerja mengendurkan otot-otot usus, sehingga memungkinkan gas dan feses bergerak keluar ke anus lebih lancar. 

3. Makan makanan berserat
Perut yang terasa begah dan kembung sering disebabkan karena kurang makan makanan berserat.

Padahal, serat bermanfaat untuk melancarkan kerja sistem pencernaan saat mengolah makanan dan melunakkan feses agar tidak sulit dikeluarkan.

Untuk itu, cobalah perbanyak makanan berserat seperti buah pepaya, biji-bijian, dan juga makanan dari gandum utuh seperti roti atau pasta gandum.

4. Berendam air hangat 
Berendam di air hangat dapat menghilangkan sensasi perut yang terasa kencang dan penuh. 

Ini karena berendam membantu mengurangi stres tubuh dan pikiran. Saat stres, umumnya saluran pencernaan Anda jadi tidak berfungsi dengan baik sehingga proses pengeluaran gas dari dalam tubuh jadi terganggu. 

5. Obat
Jika setelah mencoba berbagai cara di atas perut Anda masih terasa begah dan tidak nyaman, konsultasilah ke dokter untuk meresepkan obat berdasarkan kondisi yang mendasari. Berikut adalah obat yang biasa digunakan:

Obat antispasmodik

Obat ini berfungsi mengendurkan otot-otot usus dan saluran pencernaan. Contohnya termasuk obat dicyclomine dan hyoscyamine.

Rifaximin

Rifaximin adalah obat antibiotik untuk digunakan dalam jangka waktu pendek. Obat ini akan diresepkan apabila penyebab begahnya adalah pertumbuhan bakteri berlebih dalam usus.

Obat rifaximin juga umum digunakan untuk mengurangi kembung pada pengidap IBS yang tidak mengalami sembelit.

Prokinetik

Prokinetik adalah obat pereda kembung yang bekerja mempercepat gerak makanan di sepanjang saluran pencernaan.

Obat ini harus didapat dengan resep dokter. Dokter akan meresepkan aturan dosis, frekuensi minum, dan durasi pengobatannya sesuai dengan berat badan dan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Mencegah perut begah
Berulang kali mengalami perut begah tentu merepotkan. Anda mungkin jadi tidak merasa nyaman beraktivitas jika perut terus terasa padat dan kencang. Maka untuk mencegah kondisi ini terulang lagi di kemudian hari, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut:

1. Hindari makanan yang bisa menyebabkan begah
Ada beberapa makanan yang disinyalir dapat membuat perut begah. Biasanya jenis makanan ini dapat menghasilkan gas yang berlebih di dalam perut, contohnya kembang kol, buah nangka, dan buah durian.

Selain itu, mungkin ada baiknya juga menghindari makan permen karet terlalu sering. Pasalnya, mengunyah permen karet dapat membuat Anda menelan udara lebih banyak. 

2. Jangan makan terlalu cepat 
Makan terburu-buru dapat membuat Anda menelan lebih banyak udara dari luar. Alhasil, perut jadi mudah kembung dan Anda akan merasa ingin sendawa terus. 

Maka dari itu, biasakanlah untuk mengunyah makanan pelan-pelan sampai benar-benar lumat baru ditelan. Membiasakan cara makan seperti ini dapat membantu mempermudah kerja usus mengolah makanan.

Pasalnya, makanan yang masih kasar karena tidak dikunyah dengan baik akan membuat organ pencernaan kesulitan mengolahnya. Akhirnya makanan tersebut akan mengendap lebih lama di usus dan menghasilkan gas berlebih. 

3. Jangan minum minuman bersoda
Terlalu sering dan banyak minum soda dapat menyebabkan gas dan udara terperangkap di dalam sistem pencernaan. 

Sebaiknya, mulai ganti soda favorit Anda dengan minum air putih biasa. Jika tidak suka dengan rasa tawarnya, buat versi infused water dengan menambahkan irisan jeruk lemon atau mentimun.

4. Minum air yang cukup
Cukup minum air putih membantu melancarkan sistem pencernaan. Dengan begitu, Anda jadi terhindar dari sensasi kembung dan begah yang biasa diakibatkan oleh sembelit. Sembelit itu sendiri terjadi akibat feses yang menumpuk di usus dan tidak bisa keluar dengan lancar. Jadi, perut Anda akan terasa penuh dan padat.

Biasakan untuk minum minimal 8 gelas air putih dalam sehari.

5. Jangan makan garam terlalu banyak
Makan makanan asin yang mengandung garam dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh. Tubuh yang menyimpan cadangan air terlalu banyak berisiko membuat perut terasa kembung dan begah. 

Selain bikin kembung, makan makanan asin terlalu banyak juga dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan serius, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Batasi porsi garam dalam makanan Anda maksimal hanya 1 sendok teh (sdt) per hari.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler