Pertengahan Juni 2019, PUPR Rohul Akan Bangun Jembatan Sungai Kolek

Rabu, 12 Juni 2019 - 17:02 WIB
Anton ST. Kadis PUPR, Rohul

RIAUMANDIRI.CO, ROKAN HULU – Jembatan sungai Kolek yang berada di Pelanduk, Kecamatan Kunto Darussalam, yang ambruk dihantam banjir pada tahun 2018 lalu pembangunannya diperkirakan akan dilaksanakan paling lambat pertengahan bulan Juni 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruan (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu, Anton, ST menjawab Riaumandiri.co di ruang kerjanya, Rabu (12/6/2019).

Disampaikannya, saat ini proses lelang sudah dilakukan dan sudah ditunjuk pemenangnya. Dan kini tinggal menunggu masa sanggahan. Setelah itu baru dibuat kontraknya.

“Itu artinya, jika tidak ada kendala paling lambat pertengahan bulan juni 2019 ini pengerjaannya sudah dimulai dilaksanakan,” terang Anton.

Ditanya jumlah jembatan yang menjadi prioritas yang akan dibangun tahun ini, mantan Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan ini menjelaskan pada ruas jalan tersebut ada tiga jembatan yang akan dibangun secara permanen, yakni jembatan sungai Kolek, Bukit Juragan dan jembatan sungai Mending.

“Dalam satu ruas jalan ini, memang ada tiga jembatan yang akan dibangun. Sungai Sikolek, Bukit Juragan, dan Sei Mending. Namun karena keterbatasan anggaran, maka pembangunan yang dilakukan, dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, lanjut Anton ST, pembangunan jembatan Bukit Juragan dan Sei Mending, pembangunannya diupayakan pada tahun 2020 dengan meminta bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Riau.

“memang posisi tiga jembatan yang berada di satu ruas jalan tersebut sudah memiliki perencanaan semuanya. Justru itu kita berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau, dapat mengakomodir usulan yang kita sampaikan nanti,”harap Anton ST.

Sebelumnya diketahui bahwa, jembatan sungai Kolek tersebut ambruk akibat dihantam banjir bandang sungai Rokan kiri. Hal ini terjadi akibat sisi bagian kanan dan kiri jembatan mengalami longsor.

Untuk kelancaran arus mudik kendaraan, warga yang melintas terpaksa menukik turun dan naik mengikuti alur jambatan yang telah ambruk.(adv-humas)

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler